Selasa, 07 Oktober 2014

Dampak TI Terhadap Dunia Bisnis



DAMPAK TEKNOLOGI INFORMASI
TERHADAP DUNIA BISNIS

Saat ini teknologi informasi mengalami perkembangan yang sangat pesat dimana perkembangan ini tidak bisa kita hindari. Perkembangan teknologi informasi juga dipengaruhi oleh kemajuan ilmu pengetahuan yang seiring waktu semakin menapaki langkah yang semakin maju. Sejak pertama kali ditemukannya komputer pada tahun 1955, peradaban dunia telah mengalami suatu era informasi yang baru dan cepat.

Perkembangan teknologi informasi ini tidak hanya dapat membantu cara hidup kita menjadi lebih modern, akan tetapi ada juga pengaruh teknlologi informasi yang berdampak pada pola pikir dan kehidupan kita yang berbeda dengan gaya hidup sepuluh tahun yang lalu. Kondisi ini bisa kita lihat pada saat ini bahwa tidak ada jarak yang bisa memisahkan komunikasi antar individu, meskipun berada di luar negeri, itu tidak menjadi sebuah masalah yang besar semenjak pesatnya kemajuan dari teknologi dan informasi ditengah tengah kehidupan kita. Perkembangan akan teknologi informasi yang kita dapat dewasa ini memberikan pengaruh teknologi informasi yang bersifat positif maupun negatif yang bisa manfaatkan maupun kita sikapi secara hati-hati.

Pengaruh teknologi informasi ini memberikan dampak yang besar dan paling disoroti dalam dunia pendidikan dewasa ini. Sebab dunia pendidikan rentan dimasuki dan dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi baru apabila tidak kita pilah pengaruh teknologi informasi yang bersifat positif maupun negatif, maka akan bersifat berbahaya. Tidak hanya untuk dunia pendidikan saja yang mendapatkan pengaruh ini, dari segi kebudayaan pun akan tergerus oleh pesatnya perkembangan teknologi informasi yang cepat dan tidak bisa kita hindari ini. Dan tidak hanya pada dunia pendidikan maupun kebudayaan saja yang akan terkena dampak atau pengaruh teknologi informasiyang berkembang sangat cepat dan tidak bisa kita hindari ini, dunia bisnis pun saat ini telah memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang sudah pesat. Penerapan teknologi informasi sudah banyak diterapkan pada perusahaan perusahaan yang berskala nasional maupun swasta. Penerapan teknologi dan informasi ini menyebabkan perubahan dalam kebiasaan atau habit yang baru pada bidang bisnis. Seperti pemanfaatan E-Commerce sebagai media perdagangan yang menggunakan media internet yang saat ini tidak sulit untuk dijangkau oleh semua kalangan.

Bagi dunia bisnis, pengaruh ini memberikan kemudahan dan kelancaran dalam melakukan urusan bisnis meskipun rekan bisnis tersebut berada di negara lain, hal in ibisa diatasai dengan memanfaatkan video conference maupun internet call yang bisa digunakan sewaktu waktu dan tidak memungut biaya sedikit pun. Jejaring seperti ini hadir di semua industri global. Pengaruh ini tidak hanya berdampak pada usahawan saja yang memiliki perusahaan, pengaruh teknologi informasi ini juga memberikan dampak yang besar terhadap para pegawainya. Dewasa ini para pegawai di perusahaan tidak perlu lagi mengirimkan lembaran kerjanya secara manual dalam bentuk cetakan kertas, hanya perlu memanfaatkan fasilitas email yang tersedia secara gratis sudah bisa mengirimkan hasil laporan kerjanya tanpa harus terhalang oleh waktu dan tempat.

Pengaruh teknologi informasi secara tidak langsung memberikan solusi yang dapat membantu urusan bisnis secara ringkas dan tidak perlu lagi memakan biaya yang begitu besar. Seperti untuk mengadakan rapat, kita saat ini tidak perlu lagi harus mengumpulkan orang satu per satu, kita bisa memanfaatkan salah satu fitur yang berada pada handset ponsel pintar untuk melakukan sebuah rapat yang fleksibel harus berada pada suatu tempat dan juga mengeluarkan biaya yang terhitung tidak sedikit. Semakin cepatnya perkembangan teknologi informasi saat ini menuntut manusia modern untuk bertindak dengan cepat pula, apabila kita tidak bisa mengikuti gerak cepat dari perkembangan teknologi informasi ini, kita bisa saja tertinggal jauh dibelakang, dan dunia kerja maupun bisnis dewasa ini pun membutuhkan para pegawai yang bisa menggunakan perangkat hardware maupun software untuk mendukung segala aktivitas kerjanya.

Perkembangan teknologi informasi yang semakin canggih dewasa ini merupakan bagian integral dari semua lapangan bisnis dewasa ini. Tak ada satu pun dunia bisnis yang tidak terpengaru terhadap pengaruh teknologi informasiyang cepat ini. Mau tidak mau para pelaku bisnis harus bisa mengikuti laju dari perkembangan teknologi informasi yang serba cepat ini jika tidak ingin dunia bisnisnya tertinggal jauh dengan para pelaku bisnis yang lain.
Teknologi informasi terdiri dari komputer, server, aplikasi, program dan website perusahaan digunakan untuk meningkatkan atau memperbaiki operasi bisnis penggunanya. Penggunaan teknologi pada perusahaan dapat pengembangan produk baru secara terus menerus. Bisnis menerapkan teknologi ini untuk menciptakan efek yang signifikan dalam operasi.
pengaruh teknologi dalam dunia bisnis
  1. Perbaikan – Pemilik bisnis dan manajer dapat menggunakan teknologi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasi mereka, yang sering terjadi dalam peningkatan output produksi. Hal ini terjadi karena karyawan dapat menyelesaikan lebih banyak tugas dibanding berkerja secara manual
  2. Potensi – Teknologi memungkinkan perusahaan untuk menjangkau konsumen di pasar ekonomi baru, baik regional, nasional maupun internasional. Usaha kecil juga dapat bersaing dengan organisasi yang lebih besar menggunakan operasi Internet cermat dipasarkan. Website penjualan internet dapat beroperasi 24/7, yang memungkinkan perusahaan jangkauan terus-menerus kepada konsumen.
  3. Pertimbangan – Banyak perusahaan menerapkan fungsi manajemen teknologi informasi untuk memastikan bahwa komputer mereka dan peralatan teknologi lainnya tetap berjalan. Teknologi cepat menjadi usang, yang dapat dari beberapa kerugian bagi perusahaan. Gagal untuk meng-upgrade teknologi benar-benar dapat meningkatkan biaya operasi yang lebih daripada membeli dan menerapkan peralatan baru.
  4. Fakta – Pengalihan informasi merupakan dampak signifikan dari teknologi informasi dalam bisnis. Perusahaan mengumpulkan informasi dari sumber internal dan eksternal dengan lebih efisien daripada tahun-tahun sebelumnya. Email sekarang bentuk umum dari komunikasi bisnis yang menghasilkan pesan dekat-instan yang memberikan informasi penting.
  5. Fitur – Retail merupakan daerah utama diubah oleh penggunaan teknologi informasi. Perusahaan sekarang mengoperasikan situs web yang memungkinkan pelanggan untuk berbelanja untuk barang dan jasa 24/7. Bisnis dapat memulai operasi mereka hanya menggunakan format online, transisi ke lokasi batu bata-dan-mortir tradisional di lain waktu.
  6. Efek – Perusahaan menerapkan teknologi ke dalam operasi mereka dapat memiliki efek positif dan negatif. Perusahaan dapat meningkatkan penjualan melalui website dan biaya operasi yang lebih rendah menggunakan strategi e-commerce, tetapi ini juga bisa mengakibatkan PHK karyawan dan peluang layanan pelanggan sedikit.

Contoh Penerapan Teknologi Dalam sebuah Bisnis
Bisnis yang terus-menerus di bawah tekanan untuk bersaing dengan kemajuan teknologi yang senantiasa berubah. Sementara sebuah smartphone memungkinkan komunikasi bisnis terjadi dari mana saja, media sosial memungkinkan pemasar untuk langsung mencapai target penonton mereka pada tingkat yang baru. Beberapa perubahan teknologi utama memiliki dampak yang signifikan pada masa kini dan masa depan untuk bisnis.
  1. Website tidak hanya berfungsi sebagai sumber daya untuk kontak dan informasi lainnya tentang bisnis, tetapi sebenarnya sarana untuk beriklan kepada siapa pun yang mengunjungi atau tersandung pada situs. Konsumen mencari online untuk layanan atau produk tertentu dapat diarahkan ke situs web bisnis bahwa mereka mungkin tidak pernah mengunjungi sebaliknya. Meningkatnya popularitas website bisnis telah menurunkan biaya untuk mendapatkan satu: Sebuah website bisnis dasar dapat disiapkan untuk kurang dari $ 10 per bulan di biaya hosting pada pertengahan 2010. Di sisi lain, situs perusahaan utama yang menggunakan banyak animasi dan memiliki ratusan halaman dapat biaya puluhan ribu.
  2. Email telah mengubah cara komunikasi bisnis dilakukan dengan menawarkan cara lain untuk menjangkau kolega, pelanggan dan vendor. Lebih penting lagi, meskipun, adalah kemampuan email untuk menjangkau pelanggan melalui penggunaan pemasaran email, yang kini memiliki industri sendiri dan penyedia layanan. Perusahaan pemasaran email menyediakan klien mereka dengan metrik laporan yang mencakup klik-melalui harga, serta persentase maju dan terbuka, sehingga menunjukkan peningkatan penyebaran pesan-pesan penjualan mereka kepada klien mereka.
  3. Ponsel Smart Popularitas yang luar biasa dari ponsel pintar terus mengintegrasikan ke dalam lingkungan kantor. Ponsel pintar seperti BlackBerry, iPhone, dan Droid menyediakan on-the-go akses ke email, internet, penjadwalan dan kalender, dan bahkan dapat menyediakan akses ke presentasi dan faktur melalui penggunaan aplikasi yang dapat didownload. BlackBerry bahkan dapat berfungsi sebagai perpanjangan dari saluran telepon kantor.
  4. Video conferencing – Kemampuan Teleconference telah memungkinkan perusahaan untuk berkomunikasi dengan klien dari seluruh penjuru dunia, tapi sekarang panggilan video dari komputer menyediakan kontak tatap muka yang penting dalam bisnis. Layanan telepon berbasis internet suara dan video dan aplikasi seperti Skype, iChat dan Yahoo! Voice mengharuskan pengguna untuk men-download sebuah program aplikasi. Persyaratan sistem termasuk webcam, mikrofon dan konektivitas internet.
  5. Media Sosial – Sosial media adalah mengubah cara bisnis pasar sendiri. Dengan berbagai situs media sosial, termasuk Facebook, Twitter, MySpace dan YouTube, bisnis dapat mengontrol pesan pemasaran mereka di lingkungan non-tradisional. Semakin banyak perusahaan yang merangkul media sosial sebagai cara baru untuk menjangkau konsumen secara langsung dan cepat, dan dengan hampir nol biaya.

Contoh Kasus :
1.      Penggunaan aplikasi BI cheking pada koperasi kepegawaian artha sarana sejahtera kementrian keuangan, yang memudahkan perusahaan dalam membantu  pengechekan data  hutang pinjaman nasabah atau anggota pada setiap rekening bank  yang calon nasabah miliki, sehingga dapat memudahkan perusahaan untuk mengambil keputusan pemberian kredit pinjaman kepada nasabah.
Jadi dampak dari perkembangan TI untuk perusahaan koperasi kepegawaian artha sarana sejahtera kementrian keuangan sangat membantu perusahaan dalam menjalankan usahanya secara efisien. Efisien yang di maksud disini adalah efisiensi waktu sehingga perusahaan tidak perlu mengecek secara manual di tiap-tiap rekening bank yang calon nasabah miliki.
2.      Kemudahan yang diberikan wirausahawan dalam membangun bisnisnya melalui sarana web atau yang lebih dikenal dengan online shop , online shop sangat membantu pebisnis untuk mengembangan usahanya terutama untuk wirausahawan yang baru terjun kedunia bisnis. Keuntungan yang didapat dalam bisnis online shop ini adalah memudahkan pembeli mencari penjual dan sebaliknya tanpa perlu bertamu langsung.

Kamis, 29 Mei 2014

KEPEMIMPINAN DALAM KEWIRAUSAHAAN

Kepemimpinan adalah proses mengarahkan perilaku orang lain kearah pencapaian suatu tujuan tertentu. Pengarahan dalam hal ini berarti menyebabkan orang lain bertindak dengan cara tertentu atau mengikuti arah tertentu. Wirausahawan yang berhasil merupakan pemimpin yang berhasil memimpin para karyawannya dengan baik. Seorang pemimpin dikatakan berhasil jika percaya pada pertumbuhan yang berkesinambungan, efisiensi yang meningkat dan keberhasilan yang berkesinambungan dari perusahaan.
Para wirausahawan memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda, mereka mengembangakan gaya kepemimpinan mereka sendiri sesuai dengan karakter pribadi merka dalam memajukan perusahaannya.

- DEFINISI KEPEMIMPINAN
           
Kepemimpinan adalah kegiatan mempengaruhi perilaku orang-orang lain agar mau bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu. Kepemimpinan dalam organisasi diarahkan untuk mempengaruhi orang-orang yang dipimpinnya, agar mau berbuat seperti yang diharapkan ataupun diarahkan oleh orang yang memimpinnya. Seperti yang dikatakan oleh penulis buku terkenal, Kenneth Blanchard, bahwa kepemimpinan dimulai dari dalam hati dan keluar untuk melayani mereka yang dipimpinnya. Perubahan karakter adalah segala-galanya bagi seorang pemimpin sejati. Tanpa perubahan dari dalam, tanpa kedamaian diri, tanpa kerendahan hati, tanpa adanya integritas yang kokoh, daya tahan menghadapi kesulitan dan tantangan, dan visi serta misi yang jelas, seseorang tidak akan pernah menjadi pemimpin sejati. Kepemimpinan hanya dapat dilaksanakan oleh seorang pemimpin, Seorang pemimpin adalah seseorang yang mempunyai keahlian memimpin, mempunyai kemampuan mempengaruhi pendirian/pendapat orang atau sekelompok orang tanpa menanyakan alasan-alasannya. Kepemimpinan juga sebuah keputusan dan lebih merupakan hasil dari proses perubahan karakter atau transformasi internal dalam diri seseorang. Kepemimpinan bukanlah jabatan atau gelar, melainkan sebuah kelahiran dari proses panjang perubahan dalam diri seseorang.

- PERILAKU KEPEMIMPINAN
Perilaku pemimpin menyangkut dua bidang utama :
A. Berorientasi pada tugas yang menetapkan sasaran. Merencanakan dan mencapai sasaran.
Seorang pemimpin cenderung menunjukkan pola-pola perilaku berikut :
1.Merumuskan secara jelas peranan sendiri maupun stafnya
2. Menetapkan tujuan yang sukar tapi dapat dicapai, dan memberitahukan orang-orang apa yang diharapkan dari mereka.
3. Menentukan prosedur-prosedur untuk mengukur kemajuan menuju tujuan dan untuk mengukur pencapaian tujuan itu, yakin tujuan yang dirumusakan secara jelas dan khas.
4. Melaksanakan peranan kepemimpinan secara aktif dalam merencanakan, mengarahkan membimbing dan mengendalikan kegiatan-kegiatan yang berorientasi pada tujuan.
5. Berminat mencapai peningkatan produktifitas.

B. Berorientasi pada orang yang memotivasi dan membina hubungan manusiawiOrang-orang yang kuat dalam orientasi orang cenderung menunjukkan pola sebagai berikut :
1. Menunjukkan perhatian atas terpeliharanya keharmonisan dalam organisasi dan menghilangkan ketegangan jika timbul.
2. Menunjukkan perhatian kepada orang sebagai manusia dan bukan sebagai alat produksi saja.
3. Menunjukkan perhatian dan rasa hormat pada kebutuhan-kebutuhan, tujuan dan keinginan, perasaan dan ide karyawan.
4. Mendirikan komunikasi timbal balik dengan karyawan.
5. Mendelegasikan kekuasaan dan tanggung jawab, serta mendorong inisiatif.
6. Menciptakan suasana kerjasama dan gugus kerja dalam organisasi.

Pemimpin yang orientasi orangnya rendah cenderung bersikap dingin dalam berhubungan dengan karyawan mereka, memusatkan perhatian pada prestasi individu dan persaingan daripada kerjasama, serta tidak pernah mendelegasikan tugas dan tanggung jawab

- PENDEKATAN PENDEKATAN KEPEMIMPINAN
           
Dalam studi kepemimpinan pada umumnya yang saya ketahui, dikenal ada 4 (empat) macam pendekatan kepemimpinan. Yaitu: 1. Pendekatan sifat; 2. Gaya kepemimpinan; 3. Situasional kepemimpinan; dan 4. Fungsional kepemimpinan.
1. Pendekatan Sifat Kepemimpinan:
Pendekatan pertama ini, disebut teri sifat. Dibicarakan mengenai sifat-sifat yang perlu dimiliki oleh seorang pemimpin. Yaitu yang membedakan dengan yang bukan pemimpin. Para ahli ilmu kepemimpinan telah mengidentifikasikan 5 sifat negative yang mencegah orang menjadi pemimpin :
a. tidak banyak mengetahui.
b. Terlalu kaku.
c. Tidak berperan serta.
d. Otoriter.
e. Suka menyerang dengan kata-kata.
  
2. Pendekatan Situasional Kepemimpinan:
Dalam pendekatan situasional dapat dikatakan bahwa factor determinan yang dapat membuat efektif suatu gaya kepemimpinan tergantung pada situasi dimana pemimpin itu berada pada kepribadian pemimpin sendiri. Fieldler (1967, 1974) mengajukan teori Kontingen, menyampaikan situasi kepemimpinan digolongkan dalam 

3 dimensi : 1. hubungan pemimpin-anggota, yaitu pemimpin akan mempunyai lebih banyak kekuasaaan dan pengaruh, apabila ia dapat menjalin hubungan yang baik dengan anggota-anggota; 2. struktur tugas: penugasan terstruktur baik, jelas, eksplisit, terprogram, akan memungkinkan pemimpin lebih berpengaruh daripada penugasan itu kabur, tidak jelas, dan tidak terstruktur. 3. Posisi kekuasaan: pemimpin akan mempunyai kekuasaan dan pengaruh lebih banyak apabila posisinya atau kedudukannya memperkenankan ia memberi ganjaran, hukuman, mengangkat dan memecat daripada ia tidak memeliki kedudukan seperti itu.

PENENTUAN BAGAIMANA MEMBUAT KEPUTUSAN SEBAGAI SEORANG PEMIMPIN
           
Tiga faktor atau kekuatan utama yang mempengaruhi penetuan wirausahawan tentang perilaku kepemimpinan mana yang akan digunakan untuk membuat keputusan adalah:
1. Kekuatan dalam diri wirausahawan
Ada 4 kekuatan dalam diri seorang wirausahawan yang akan berguna untuk membuat keputusan sebgaai seorang pemimpin, diantaranya:
- Nilai-nilai wirausahawaan
- Derajat kepercayaan wirausahawaan pada bawahan
- Kekuatan pemimpin dari wirausahawaan itu sendiri
- Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity)

2. Kekuatan pada bawahan
Seorang pemimpin hendaknya mengetahui kekuatan-kekuatan pada bawahan yang mempengaruhi bagaiman membuat keputusan. Seorang pemimpin harus tau bahwasanya tiap-tiap bawahan memiliki sifat dan karakter yang berbeda satu sama lain.

3. Kekuatan dalam situasi kepemimpinan
Ada 4 faktor kekuatan situasi yang dapat mempermudah seorang pemimpin dalam mengambil keputusan, diantaranya; (1) melibatkan tipe organisasi dimana seorang pemmpin bekerja, (2) efektifitas anggota-anggota kelompok bekerja sama, (3) masalah yang harus dipecahkan, (4) melibatkan waktu yang tersedia dalam membuat suatu keputusan.
  
- SITUASI KEPEMIMPINAN PADA UMUMNYA
           
Seorang pemimpin menunjukkan tiga tipe perilaku utama ketika mereka menyelesaikan tugas kewajiban mereka. Tipe perilaku pertama dinamakan perilaku struktur. Perilaku struktur adalah suatu aktivitas kepemimpinan yang menggambarkan hubungan antara pemimpin dan pengikut dari pemimpin tersebut atau menetapkan prosedur yang terdefinisi baik yang harus dipatuhi oleh pengikut dalam melakukan tugas-tugas mereka.

TEORI DAUN HIDUP KEPEMIMPINAN
           
Teori daur hidup kepemimpinan adalah dasar pikiran yang mengaitkan corak kepemimpinan dengan berbagai situasi untuk menjamin kepemimpinan yang efektif. Teori ini menggunakan dua tipe perilaku kepemimpinan yang pada dasarnya sama dengan diatas, tetapi menamakan kedua dimensi tersebut sebagai “tugas” dan bukannya struktur serta “hubungan” dan bukannya pertimbangan.
            Teori daur hidup ini menyatakan bahwa perilaku kepemimpinan yang efektif seharusnya bergerak dari:
- perilaku tugas yang tinggi ke perilaku hubungan yang rendah,
- perilaku hubungan yang tinggi ke perilaku tugas yang tinggi,
- perilaku hubungan yang tinggi ke perilaku tugas yang rendah, dan dari
- perilaku tugas yang rendah ke perilaku hubungan yang rendah

Teori situasi kepemimpinan seperti teori daur hidup didasarkan pada konsep bahwa pemimpin yang berhasil harus merubah corak kepemimpinannya ketika mereka menemui situasi yang berbeda. Perubahan corak ketika ditemuinya siatuasi yang baru tersebut dinamakan Fleksibiltas Kepemimpinan.

Sumber :

Sabtu, 03 Mei 2014

BERAKHIRNYA USAHA dan SUMBER DAYA MANUSIA BAGI ORGANISASI KEWIRAUSAHAAN


Tidak sedikit suatu usaha atau organisasi kewirausaahn yang mengalami kegagalan. Kegagalan ini tentunya sangat menyakitkan bagi para wirausahawan dan terlalu sering bahwa kegagalan tersebut seharusnya bisa dihindari dengan perhatian yang lebih besar pada faktor-faktor tertentu dalam operasi bisnis. Dengan kegagalan usaha ini pun juga menghasilkan semakin banyaknya tingkat pengangguran.

Ada tiga alternatif dapat di ambil oleh suatu organisasi kewirausahaan yang mendekati kegagalan atau berakhirnya usaha yaitu :
a. Likuidasi adalah kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya atau hutang yang harus dibayar dengan harta lancer lainnya.
b. Reorganisasi adalah suatu proses pembentukan norma-norma dan nilai-nilai baru agar serasi dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang telah mengalami perubahan.
c. Rescheduling adalah upaya penyelamatan kredit dengan melakukan perubahan syarat-syarat perjanjian kredit yang berkenaan dengan jadwal pembayaran kembali kredit atau jangka waktu, termasuk besarnya jumlah angsuran atau tidak

jika suatu usaha sudah di kelola wirausaha tersebut sudah mengalami kegagalan ,bisa juga di alihkan kepada orang lain yang tertarik dan berniat untuk melanjutkan dan memajukan usaha itu lagi atau organisasi usaha itu menarik sesorang yang berpotensi memajukan usaha itu akan di latih untuk mengambil alih usaha tersebut.

Untuk menanggulangi kegagalan, seorang wirausahawan harus dapat merencanakan pembangunan kembali usaha itu. Beberapa cara yang di lakukan wirausaha untuk mempertahankan suatu organisasi kewirausahaan yaitu :
PENCARIAN TENAGA KERJA BARU
penarikan tenaga kerja yang berkualitas adalah hal yang pertama kali di lakukan suatu organisasi wirausaha untuk mengisi kekosongan posisi dalam usaha itu.

SELEKSI PEGAWAI/CALON PEGAWAI
melakukan seleksi tenaga kerja, penyaringan awal dari sumber daya manusia untuk mengisi suatu posisi dari organisasi kewirausahaan itu. Tujuannya adalah untuk mencari sumber daya manusia baru yang berkualitas dan berpotensi bekerja sama dalam memajukan usaha itu. Adapun beberapa tahapan proses seleksi yaitu penyaringan dari berkas lamaran atau data yang di kirim ke perusahaan, wawancara, tes pendahuluan, pemeriksaan kesehatan, penilaian pribadi, ujian ,sampai pada tahap training.

PELATIHAN KERJA
melakukan pelatihan kerja bagi pegawai baru maupun lama adalah upaya suatu organisasi kewirausahaan untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusianya dengan cara pelatihan pengalaman, keterampilan ,pengetahuan dan pelatihan lainnya guna menciptakan SDM yang lebih berkualitas dalam membangun usahanya.


Seorang wirausaha harus mengambil langkah cepat untuk menanggulangi kegagalan usaha dalam suatu organisasi kewirausahaan dengan menggunakan perencanaan yang di fokuskan untuk membangun kembali suatu usaha itu. 

RENCANA PEMASARAN

Dalam memulai atau menjalankan suatu usaha pastilah akan selalu ada keinginan untuk memajukan usaha itu. Untuk mewujudkan usaha yang maju maka di perlukan suatu rencana pemasaran. Rencana pemasaran sangatlah berpengaruh dan berperan penting dalam melakukan suatu usaha karena itu yang akan menentukan bagaimana usaha kita akan berkembang. Sebagai seorang wirausahawan haruslah memperhatikan hal hal penting apa saja untuk membuat suatu rencana pemasaran agar usaha itu dapat maju dan berkembang .

Tetapi, sebelum membuat rencana pemasaran kita harus menetapkan tujuan usaha karena ini merupakan titik awal dari rencana pemasaran . Tujuan ini sangat penting dan harus ditetapkan sebelum mengambil suatu strategi, tanpa tujuan yang pasti perusahaan tidak akan dapat beroperasi dengan baik meskipun memiliki kesempatan yang baik.

 Tujuan perusahaan dibedakan menjadi 2, yaitu :

Tujuan Umum
Misalnya : Mencari laba, memberikan kepuasan konsumen, dll

Tujuan Khusus
Tujuan khusus ini diperlukan sebagai pegangan dalam melaksanakan kegiatan untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Misalnya : Meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, mendapatkan laba untuk jangka pendek, dll

Jika wirausahawan sudah menetapkan untuk mencapai suatu tingkat penjualan tertentu, kemudian yang menjadi pertimbangan dalam merumuskan rencana pemasaran adalah :

TARGET PENJUALAN
seorang wirausahawan harus mempunyai target untuk menentukan seberapa banyak penjualan dan seberapa besar hasil pendapatan dari suatu target penjualan itu.

ANGGARAN PEMASARAN
biasanya anggaran pemasaran ini di peroleh berdasarkan seberapa banyak presentase dari suatu target penjualan.

PENETAPAN HARGA
Penetapan harga merupakan suatu aspek untuk menghasilkan laba di dalam rencana pemasaran. wirausahawan harus menetapkan harga dan daftar harga sebelum diberikan potongan atau discount. Selain itu juga harus mempertimbangkan faktor permintaan, biaya dan persaingan dalam menetapkan harga yang direncanakan.

PENETAPAN PRODUK
menetapkan dan mempertimbangkan produk apa yang akan dijual dan produk itu sendiri haruslah dapat menarik perhatian konsumen dan dapat laku di pasaran ,tentu saja dengan memperhatikan aspek kualitas produk yang tinggi .

PROMOSI
promosi adalah elemen sangat penting dalam suatu rencana pemasaran, tanpa adanya promosi suatu produk tidak akan terlalu di kenal di pasaran maka dari itu seorang wirausahawan harus mempunyai kemampuan yang lebih di bidang marketing untuk menarik perhatian konsumen dengan cara promosi.

PLACE
seorang wirausahawan juga harus pintar dalam menempatkan produknya di pasaran ,tentu saja dengan melihat aspek persaingan .

Sebagai contoh ,saat ini jenis usaha yang saha jalankan adalah usaha online shop pakaian seperti baju dan celana ,dengan produk produk yang sangat bervariatif  juga mempertimbangkan nilai dari kualitas dari produk itu sendiri. Usaha ini bisa di bilang sedang berkembang pesat karena bisnis ini mempunyai prospek dan keuntungan yang lumayan besar. Mengandalkan teknologi alat komunikasi berupa handphone dan bisa juga di media sosial untuk memasarkan ,menjual dan mempromosikan produk. Karena sasaran penjualan nya sebagian besar anak muda atau remaja ,harga yang di tawarkan juga relatif terjangkau kocek. Karena usaha ini sudah semakin banyak orang yang menjalankannya otomatis persainganpun semakin ketat, dan di sinilah kita harus pintar menarik perhatian konsumen dengan melakukan promosi gencar gencaran. Promosi yang paling bagus ,harga yang terjangkau, serta kualitas produk itulah yang akan di cari oleh konsumen. Konsumen ingin membeli produk kalau produk itu sesuai dengan keinginannya begitu juga sebaliknya, produsen dapat memperoleh keuntungan kalau produk itu di beli oleh konsumen. Dan dengan keuntungan yang di hasilkan produsen dapat melanjutkan usahanya hingga dia bisa memenuhi kebutuhan konsumen yang lebih besar di masa yang akan datang.


Kesimpulannya yaitu untuk dapat mencapai semua itu membutuhkan yang namanya rencana pemasaran, agar apa yang di lakukannya sesuai dengan tujuannya.

Sabtu, 22 Maret 2014

PEMBIAYAAN USAHA BARU YANG BERKEMBANG

Masalah-Masalah dalam Pencarian Modal
Beberapa masalah yang sering ditemui dalam pencarian modal antara lain:
a.      Kurangnya ketajaman bisnis (misal : tidak jeli melihat peluang, tidak dapat mengadaptasi masalah dengan baik),Wirausaha yang kurang siap menghadapi dan melakukan perubahan, tidak akan menjadi wirausaha yang berhasil. Keberhasilan dalam berwirausaha hanya bisa diperoleh apabila berani mengadakan perubahan dan mampu membuat peralihan setiap waktu.
b.     Kurangnya pengalaman bisnis ,Kurang berpengalaman baik dalam kemampuan mengkoordinasikan, keterampilan mengelola sumber daya manusia, maupun kemampuan mengintegrasikan operasi perusahaan. pengalaman yang cukup bisa menjadikan peluang usaha yang baik 
c.      Harus dapat mengidentifikasi lebih dahulu kebutuhan modal (baik secara finansial maupun berupa mesin)kurangnya pengawasan peralatan. Pengawasan erat kaitannya dengan efisiensi dan efektivitas. Kurang pengawasan dapat mengakibatkan penggunaan alat tidak efisien dan tidak efektif.
d.     Harus ada proyeksi laba dan proyeksi mengenai tingkat pengembalian investasi,Kurang dapat mengendalikan keuangan. Agar perusahaan dapat berhasil dengan baik, faktor yang paling utama dalam keuangan adalah memelihara aliran kas. Kekeliruan dalam memelihara aliran kas akan menghambat operasional perusahan dan mengakibatkan perusahaan tidak lancar.
e.      Harus ada identifikasi tujuan dari penggunaan modal usaha Tidak kompeten dalam manajerial. Tidak kompeten atau tidak memiliki kemampuan dan pengetahuan mengelola usaha merupakan faktor penyebab utama yang membuat perusahaan kurang berhasil.
  

Pembiayaan Bisnis
sebelum melakukan pembiayaan bisnis ,harus dilakukan identifikasi usaha yang akan dijalankan
Melakukan identifikasi sumber pembiayaan yaitu:
1. Internal (modal perusahaan)
Modal yang dimiliki oleh si pembuat usaha baru tersebut (modal pemilik). Berupa aktiva-aktiva yang ada di perusahaan
2  Eksternal (investor, kredit bank)
Modal yang didapat dari bank, investor dan semua yang didapat dari luar perusahaan untuk yang nantinya akan di jadikan modal perusahaan


Penentuan kebutuhan keuangan perusahaan
wirausaha juga perlu menentukan hubungan financial perusahaan dilakukan dengan penentuan kebutuhan kas untuk memulai usaha melalui beberapa pendekatan yaitu :
a. Pendekatan pendapatan, mengembangkan jumlah modal yang diperlukan untuk menghasilkan sejumlah tertentu pendapatan tahunan.
b. Pendekatan tingkat sewa, menentukan jumlah penjualan dan kemudian modal yang dibutuhkan untuk mendudkung sewa yang dimaksud.
c. Pendekatan kas yang tersedia, dimulai dengan jumlah modal yang dimaksdu untuk menentukan pendapatan yang mungkin dari penggunaan yang efisien
Penentuan kebutuhan kas bagi perusahaan yang sudah ada, dilakukan dengan :
a. proyeksi laporan laba-rugi
adalah suatu gambaran salah satu laporan keuangan dalam akuntansi yang menggambarkan apakah suatu perusahaan mengalami laba atau rugi dalam satu periode akuntansi.
b. Proyeksi laporan neraca
adalah salah satu laporan keuangan dalam akuntansi yang menunjukan keadaan keuangan secara sistematis dari suatu perusahaan pada saat tertentu dengan cara menyajikan daftar aktiva, utang dan modal pemilik perusahaan.
c. Proyeksi arus kas
menggambarkan adanya suatu penerimaan dalam aliran kas masuk perusahaan dari kegiatan perusahaan tersebut.
d. Ringkasan tentang kebutuhan dan penggunaan kas.



Sumber modal usaha
Ketika kita akan memulai suatu usaha, kita akan menentukan beberapa hal untuk mendukung usaha tersebut. Salah satunya adalah modal usaha. Adapun sumber-sumber modal usaha adalah :
1. Modal dari diri sendiri berupa brainware atau pengetahuan yang dimiliki oleh kita sendiri.
 2. Investasi berupa tabungan, bila Anda memiliki pekerjaan sebelumnya baik tetap maupun tidak, kemungkinan memiliki tabungan baik berupa dana di bank maupun berupa emas yang disimpan.
3. Dana pinjaman ,Jika anda tidak mempunyai simpanan dana pribadi dan kekurangan dana, maka alternatif lainnya adalah dana pinjaman. (terutama kredit perbankan) . Pinjaman yang diberikan oleh bank dengan syarat-syarat yang sudah ditentukan .
4. Perusahaan-perusahaan yang yang tertarik dengan usaha Anda dan mengharapkan hasil yang cukup dari investasinya sehingga mereka akan tawar-menawar dapat berupa Sewa Guna Usaha, anjak Piutang, Usaha Kartu Kredit, dan/atau Pembiayaan Konsumen.
5. Penggabungan dengan usaha lain, hal ini maksudnya adalah Anda melakukan merger dengan usaha lain yang saling mendukung sehingga memperkuat perusahaan Anda dari segala segi.
6. Memperjualbelikan surat berharga perusahaan Anda ke masyarakat umum, ketentuannya adalah perusahaan Anda harus cukup baik dan administrasinya tertib dalam mencatat keuangannya
Apapun sumber modal usaha nya, harus dapat mengelolanya dengan baik agar usaha itu dapat berkembang secara sehat dan perencanaan yang di buat haruslah matang untuk mencegah kegagalan dalam pengelolaan modal yang didapatkan.



Penilaian Perusahaan
Seorang wirausahawan perlu melakukan penilaian terhadap kinerja manajemen termasuk kepada seluruh anggota perusahaan penilaian hasil usaha dengan melakukan evaluasi pada laporan perusahaan, diantaranya seperti :
1. Laporan Laba/Rugi
adalah suatu gambaran salah satu laporan keuangan dalam akuntansi yang menggambarkan apakah suatu perusahaan mengalami laba atau rugi dalam satu periode akuntansi.
2. Laporan Neraca
adalah salah satu laporan keuangan dalam akuntansi yang menunjukan keadaan keuangan secara sistematis dari suatu perusahaan pada saat tertentu dengan cara menyajikan daftar aktiva, utang dan modal pemilik perusahaan.
3. Laporan Perubahan Modal
merupakan salah satu bentulk laporan keungan yang memberikan informasi tentang penyebab bertambah atau berkurangnya modal selama dalam masa periode tertentu.
4. Laporan Arus Kas
menggambarkan adanya suatu penerimaan dalam aliran kas masuk perusahaan dari kegiatan perusahaan tersebut.

Sumber :
http://modalusaha999.blogspot.com/feeds/posts/default

KEWIRAUSAHAAN DALAM PERSPEKTIF SEJARAH

Para wirausaha dunia modern muncul pertama kali di Inggris pada masa revolusi industri pada akhir abad kedelapan belas. Masa tersebut merupakan era produksi dengan menggunakan mesin yang diawali dengan penemuan mesin uap James Watt, mesin pemintal benang oleh Richard Arkwringht, dan lain-lain. Orang - orang jenis ini sangat penting dalam pembangunan perekonomian Inggris. Mereka menerapkan penemuan untuk tujuan produksi dan berusaha mendapatkan peningkatan output industri yang sangat besar melalui penggunaan teknologi baru.
Tujuan utama mereka adalah pertumbuhan dan perluasan organisasi melalui inovasi dankreativitas.Jadi keuntungan dan kekayaan bukan tujuan utama penentuan Potensi Kewirausahaan.
Pada pertengahan abad ke-20 gagasan wirausaha sebagai penemu mulai dikenalkan; Fungsi wirausaha adalah untuk melakukan reformasi atau revolusi pola-pola produksi dengan mengeksploitasi penemuan atau, secara umum, menggunakan teknologi baru (yang sebenarnya belum pernah dicoba orang lain) untuk menghasilkan produk baru atau menghasilkan produk lama dengan cara baru, membuka sumber bahan baku baru, membuka pasar baru, dengan mengorganisir kembali industri yang ada sekarang. Konsep inovasi sangat menonjol pada masa ini. Inovasi untuk mengenalkan sesuatu  yang  baru adalah sebagian dari tugas berat wirausaha. Inovasi tidak saja membutuhkan kemampuan untuk menghasilkan dan mengembangkan konsep tetapi juga harus mengerti segala kekuatan yang bekerja atau terdapat di lingkungan (sekitarnya). Sesuatu yang baru bisa berupa produk baru atau sebuah sistem baru, untuk simplikasi struktur organisasi baru. Kemampuan inovasi adalah sebuah instinks yang membedakan seseorang dengan orang lain.



KRAKTERISTIK WIRAUSAHAWAN
Menurut pendapat para ahli ,berikut ini adalah beberapa dari karakteristik wirausahawan ,yaitu :
-          Seorang wirausahawan harus mempunyai visi atau pandangan ke masa depan untuk meningkatkan dan mengembangkan usahanya serta mempunyai kemampuan untuk mewujudkan visinya.
-          Seorang wirausahawan adalah orang yang dapat bekerja dengan cepat dalam menghasilkan sesuatu. Selain itu juga dapat membuat suatu keputusan dengan cepat, tepat dan penuh perhitungan, agar berhasil dalam mengembangkan usahanya.
-          Seorang wirausahawan dalam mengambil keputusan akan langsung menindaklanjuti. Kegiatannya dilaksanakan secepat mungkin dengan penuh perhitungan. Ia tidak mau menunda kesempatan yang baik dalam menjalankan bisnisnya.
-          Proses berkreasi yakni mengkreasikan sesuatu yang baru dengan menambahkan nilainya. Pertambahan nilai ini tidak hanya diakui oleh wirausahawan semata namun juga audiens yang akan menggunakan hasil kreasi tersebut.
-           Komitmen yang tinggi terhadap penggunaan waktu dan usaha yang diberikan. Semakin besar fokus dan perhatian yang diberikan dalam usaha ini maka akan mendukung proses kreasi yang akan timbul dalam kewirausahaan.
-          Memperkirakan resiko yang mungkin timbul. Dalam hal ini resiko yang mungkin terjadi berkisar pada resiko keuangan, fisik dan resiko social.
-          Memperoleh reward. Dalam hal ini reward yang terpenting adalah independensi atau kebebasan yang diikuti dengan kepuasan pribadi. Sedangkan reward berupa uang biasanya dianggap sebagai suatu bentuk derajat kesuksesan usahanya.





PENENTUAN POTENSI WIRAUSAWAN
Disiplin
Dalam melaksanakan kegiatannya, seorang wirausahawan harus memiliki kedisiplinan yang tinggi,ketepatan terhadap waktu, kualitas pekerjaan, sistem kerja dan sebagainya. Ketepatan terhadap waktu, dapat dibina dalam diri seseorang dengan berusaha menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu yang direncanakan.Kedisiplinan terhadap komitmen akan kualitas pekerjaan dapat dibina dengan ketaatan wirausahawan akan komitmen tersebut.
Komitmen Tinggi
Seorang wirausahawan yang teguh menjaga komitmennya terhadap konsumen, akan memiliki nama baik di mata konsumen yang akhirnya wirausahawan tersebut akan mendapatkan kepercayaan dari konsumen, dengan dampak pembelian terus meningkat sehingga pada akhirnya tercapai target perusahaan yaitu memperoleh laba yang diharapkan.
Jujur
Kejujuran merupakan landasan moral yang kadang-kadang dilupakan oleh seorang wirausahawan. Kejujuran dalam berperilaku bersifat kompleks.kejujuran mengenai segala kegiatan yang terkait dengan penjualan produk yang dilakukan olehwirausahawan.
Kreatif dan Inovatif
Untuk memenangkan persaingan, maka seorang wirausahawan harus memiliki daya kreativitas yang tinggi.Daya kreativitas tersebut sebaiknya dilandasi oleh cara berpikir yang maju, penuh dengan gagasan-gagasan baru yang berbeda dengan produk-produk yang telah ada selama ini di pasar.
Mandiri
Seseorang dikatakan “mandiri” apabila orang tersebut dapat melakukan keinginan dengan baik tanpa adanya ketergantungan pihak lain dalammengambil keputusan atau bertindak, termasuk mencukupi kebutuhan hidupnya, tanpa adanya ketergantungan dengan pihak lain.Pada prinsipnya seorang wirausahawan harus memiliki sikap mandiri dalam memenuhi kegiatan usahanya.
Realistis
Seseorang dikatakan realistis bila orang tersebut mampu menggunakan fakta/realita sebagai landasan berpikir yang rasional dalam setiap pengambilan keputusan maupun tindakan/ perbuatannya,Karena itu dibutuhkan kecerdasan dalam melakukan seleksi terhadap masukan-masukan/ sumbang saran yang ada keterkaitan erat dengan tingkat keberhasilan usaha yang sedang dirintis


Metode Analisa Diri Sendiri
• Untuk kebutuhan usaha baru harus memperhitungkan kebutuhan, dorongan dan aspirasi.
• 3 kebutuhan dasar yang mempengaruhi pencapaian tujuan ekonomi menurut McClelland yaitu kebutuhan untuk berprestasi (n Ach), kebutuhan berafiliasi (n Afill) dan kebutuhan untuk berkuasa (n Pow)
• Analisa prestasi pribadi, analisa dengan melihat pengalaman yang tidak terlupakan yaitu pengalaman yang sangat memuaskan dan pengalaman yang sangat tidak memuaskan.


Pengembangan n Ach
n Ach dapat diperkuat dan dikembangkan melalui program pelatihan. Tahap-tahapnya antara lain :
• Menyadarkan orang-orang pada potensi mereka untuk mendapatkan karakteristik kewirausahaan. Mereka dilatih untuk membuat rencana, harapan, kesulitan dan mengevaluasi segala tindakan yang telah dilakukan
• Pengembangan sindrom prestasi. Individu diajar untuk berpikir, berbicara, bertindak dan menyadari orang lain
• Dukungan kognitif. Tujuannya untuk membantu orang-orang menghubungkan cara berfikir baru dengan asumsi mereka sebelumnya dan cara melihat dunia.
• Pemberian dukungan emosional peserta di dalam usaha mereka untuk merubah diri


Manajemen Kewirausahaan
Dalam menjalankan usaha wirausaha akan mengelola sumber daya yang dimiliki. Sumber daya itu biasanya meliputi 5 M: Man (manusia), Material (bahan baku, peralatan), Method (metode, prosedur), Money (uang), Market (pasar). Kelima sumber daya harus dikelola dan didayagunakan secara efektif dan efisien.
Agar wirausaha dapat mencapai tujuan dengan efekti dan efisien, yaitu meningkat kesejahteraan pemilik dan karyawan, yang diukur dari perolehan laba yang dicapai. Wirausahawan dituntut memiliki ketrampilan dan kemampuan manajerial. Ketrampilan manajerial adalah ketrampil dalam menjalankan fungsi-fungsi manajemen, yang meliputi antara lain:
1. Menyusun Perencanaan (Planning)
2. Mengorganisasikan Sumber Daya (Organizing)
3. Memimpin SDM (Leadership)
4. Mengkoordinasi Sumber Daya (Coordinating)
5. Mampu Mengendalikan Usaha (Controlling)


Sumber : http://d-dan-20.blogspot.in/2010/12/kewirausahaan.html
ken-entrepreneurship.blogspot.com/2010/11/perspektif-sejarah-munculnya.html?m=1